YOGYAKARTA: CINTA DAN KENANGAN

“…..Lihat inilah rahasiaku, sebuah rahasia yang sangat sederhana, namun hanya dengan hati kamu dapat melihatnya karena hal-hal yang penting di dalam hidup kadang tidak terlihat oleh mata bukan?”

Katanya saat baru turun dari mobil setelah obrolan panjang tentang rahasia, cinta dan kenangan pahit serta manis hidup ini. Percakapan kami memang cukup lama sejak dari Surakarta tadi hingga di bandara. Aku terdiam dan memandangnya. Melihat ke dalam bola matanya yang indah itu sambil merenung pernyataannya. Ah… mungkin bukan pernyataan tetapi lebih pada sebuah pertanyaan dan pertanyaan yang hanya bisa dijawab dengan diam sambil mengangguk-angguk. Kalimat terakhir itu yang membuatku terdiam “hal-hal yang penting di dalam hidup kadang tidak terlihat oleh mata bukan?” demikian bunyinya yang terus berdengung di dalam batok kepalaku.

“Iya, kamu benar…”
Aku mengamini apa yang baru saja ia ungkapkan. Perlahan butiran-butiran air mata jatuh dari sudut-sudut matanya menyusuri tebing pipinya yang imut. Ia berusaha tuk tersenyum namun gagal karena kesedihan dan rindu tak bisa menyembunyikan diri dari raut wajahnya yang teduh itu.

Tiba-tiba ia menyergap ke arahku dan menganyam dua lenganya yang dambah melingkari tubuhku. Aku dapat merasakan hangat air matanya di dadahku. Aku pun memeluknya erat. Sebuah pelukan dengan rindu yang penuh seluruh.

Baca juga: Alasan Cinta

Perlahan kami berpisah. Aku masuk ke dalam bandara dan menuju tempat keberangkatan para penumpang domestik dari Yogyakarta ke Denpasar. Di tengah keramaian dan rimbun suara penumpang aku merasa begitu kesepian. Ada kekosongan yang meminta dirinya untuk diisi.

“Kak, I love you…” demikian pesan di WA yang baru aku baca setelah sampai di dalam pesawat sebelum aku matikan telepon pintarku. Pesan itu pun diberi emoticon tangis. Aduh.., aku semakin merindukannya. Sesekali aku memperhatikan tas Yangko dan Bakpia yang katanya makanan khas Jogja sebelum aku meletakkannya di bagasi.

Baca juga: Cinta dan Kerinduan

Ketika pesawat melepaskan landasannya hatiku terasa dicabik-cabik oleh kenangan. Kebersamaan di Malioboro dan Keraton begitu segar dalam ingatan dan terutama hari terakhir kami ke Prambanan. Pelan-pelan aku menuliskan pengalamanku dalam buku catatan harian yang tak bergaris dan diberi sketsa sederhana sambil mengingat wajah si gadis Solo.

***

*Tulisan singkat ini pernah terbit di media Plukme

Melbourne – Australia, 2018

Lee Risar

Advertisements

17 thoughts on “YOGYAKARTA: CINTA DAN KENANGAN

Add yours

    1. Perjalanan liburannya itu nyata namun cerita cinta itu yang agak fiksi. Sebagian tempat-tempat wisata seperti yang saya sebutkan di atas adalah pengalaman liburan kemarin di Jogja.. Terima kasih bro sudah mampir…

      Like

    2. Kalai nyata, harusnya mampir ke rumah saya… Hehe
      Rumah saya sekitar dua jam dari Jogja, agak deketlah. Di sini juga banyak tempat wisata juga, jadi bisa sekalian.

      Saya yang terima kasih, berkat mas Lee juga yg support pas di awal ngeblog, sekarang saya sudah menerbitkan buku pertama saya, meski di penerbitan indie dan hanya dibaca sendiri. Tapi saya sudah sangat senang😂

      Liked by 1 person

    3. Wow… that was awesome…
      Saya kemarin singkat banget di Jogja karena keburu pulang ke Flores. Oya daerah mana bro?

      Tentang penerbitan karyamu itu saya merasa kamu luar biasa sekali dan saya bangga padamu. Honestly I am so proud of you bro..

      Selamat ya dan teruslah berkarya..

      Like

    4. Wah berarti uda dekat dong ma Borobudur.. karena kemaren smpt ke situ..

      Wah nati kalau liburan ke arah Jawa Tengah baru kabarin deh.. hehheh

      Like

    1. Yesss exactly agreed. Yogya gak ada matinya…
      Selalu saja ingin kembali kesana.. next time janjian lah klo ko main ke sana lagi, okey?

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: