Memahami Isyarat V (V Sign) atau Salam Dua Jari

(Surat rahasia untuk pacarku)

Sayang… Isyarat V atau dua Jari adalah sebuah gestur di mana jari telunjuk serta jari tengah saling berpisah dan terangkat, sementara jari-jari lainnya mengepal. Isyarat ini memiliki makna beragam, tergantung dari budaya dan adat setempat.

Sekarang di Indonesia memang lagi rame-ramenya menikmati musim politik dan calon-calon yang berada pada nomor urut dua sering mengacungkan dua jari saat kampanye. Ah kampanye lewat symbol biasanya lebih singkat, padat dan jelas to? ?

Namun kekasihku… ketika isyarat V ini ditunjukkan dengan telapak tangan menghadap ke arah pemberi isyarat, maka hal tersebut dapat berarti penghinaan terhadap orang yang dituju. Berhati-hatilah sayang karena masuk penjara tak seindah memasuki ruang pengantin. Nah.. hati-hati ya..

Pernah sekitar tahun 1940-an, selama Perang Dunia Kedua, para pasukan dari Blok Barat menggunakan isyarat ini (U+270C ✌ victory hand dalam Unicode sebagai simbol dari kemenangan. Lalu selama Perang Vietnam juga pada tahun 1960-an, isyarat ini digunakan sebagai simbol perdamaian.

Di Jepang, isyarat ini digunakan sebagai bentuk ekspresi dalam berfoto dan saya rasa ekpresi ini berimbas sampai ke negara-negara lain di Asia terutama Indonesia. Kamu adalah orang yang paling gandrung dengan gaya ini entah foto saat kita sedang makan, di taman, di kebun, di sawah bahkan saat setelah kasih makanan babi.

Jadi sayangku, arti dari isyarat V atau yang lebih popular dengan istilah dua jari atau salam dua jari dapat diartikan secara beragam, tergantung dari posisi tangan pemberi isyarat. Jika telapak tanganmu menghadap ke arah pemberi isyarat (telapak tangan menghadap ke belakang), itu berarti simbol dari penghinaan. Jangan lakukan itu ya… terutama di negara-negara ini (Australia, Republik Irlandia, Selandia Baru, Afrika Selatan, dan Britania Raya). Hmmm gawat kamu..

Jika telapak tangan menghadap ke arah penerima isyarat (telapak tangan menghadap ke depan), dapat berarti “kemenangan” – dalam suasana perang atau kompetisi. Terutama saat kau berhasil membuatku marah dengan tingkahmu yang imut itu. Perlu kau tahu ya.. Pertama kali isyarat ini dipopulerkan pada Januari 1941 oleh Victor de Laveleye, politisi Belgia yang berada di pengasingan. Lalu tersebarlah arti perdamaian atau persahabatan ini ke seluruh dunia, termasuk dunia asmara kita. Sedangkan isyarat ini dipopulerkan di Amerika pada tahun 1960-an. Isyarat ini juga berarti “akhir dari perang” yang berlaku pada tahun 1940-an. Di Indonesia saat itu nenek moyang kita acungkan kepalan sambil teriak Merdeka! Merdeka!

Namun sayangku saat musim politik yang lagi hangat-hangatnya di negara kita ini, arti isyarat itu juga bisa beda-beda say… Bisa saja salam damai, salam dua periode, salam nomor dua atau cuma gaya berfoto ria saja. Seperti dirimu itu.. hmm senyum genit lagi..

Nah.. suda lumayan paham kan sayang.. arti isyarat itu.. .

Love you…

Winter (Musim dingin bukan musim politik ya say.. ? ? )

 

Melbourne 2018.

(tulisan ini pernah dipublikasikan di media Plukme)

Advertisements

7 thoughts on “Memahami Isyarat V (V Sign) atau Salam Dua Jari

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: