Maaf Aku Tak Bisa Menjadi Orang Yang Sempurna

“I’m sorry, I can’t be perfect…”  demikian lirik lagu Simple Plan yang baru ia dengar dari stasiun Radio lokal. Liriknya sangat menyentuh. Terutama saat bagian “I’m sorry, I can’t be perfect…”

Perlahan ia mengambil catatan hariannya. Lalu ia menulis surat yang dialamatkan untuk seseorang atau mungkin untuk dirinya sendiri. “Iya, tidak ada salahnya kan menulis surat untuk diri sendiri?” ia bergumam. “Ah, untuk seseorang saja..”

***

Untukmu. Untukmu yang membaca surat ini. Terima kasih karena telah membacanya dan abaikan tulisan ini jika itu membuatmu bosan. Karena masih ada kegiatan lain yang lebih penting dari pada membaca suratku yang sebentar lagi akan hilang dari sudut-sudut ingatanmu. Jika kamu masih nekat dan ingin melanjutkannya maka dengar baik-baik.

Aku mohon maaf, karena aku tidak bisa menjadi orang yang sempurna. Mungkin kamu berharap aku harus begini dan begitu sesuai dengan standar yang kamu inginkan. Maaf. Maafkan aku. Maafkan ketidaksempurnaanku. Mungkin ada janji yang tidak aku tepati atau mungkin ada standar yang kamu inginkan namun aku gagal memenuhi standarmu. Di matamu mungkin aku hanyalah seorang pecundang yang kalah oleh standar-standar yang kamu bangun. Seorang pembohong yang tidak menepati janji. Seorang abalan yang kamu doakan menjadi manusia terkutuk. Seorang yang siap untuk dibantai. Oh… maafkan aku, karena aku tidak bisa menjadi orang yang sempurna. Maafkan kegagalanku karena aku tidak bisa menjadi seorang dewa.

***

Pelan-pelan ia melipat surat itu dengan wajah lesu. Air matanya yang terbendung seolah ingin berguguran. Ia memegang erat surat itu dan menatap langit mendung. “Tuhan, apakah orang-orang kudus yang kami sebut santo dan santa adalah orang yang sempurna? Bukankah mereka orang-orang berdosa yang telah bertobat? Oh… siapakah aku ini dihadapan-Mu yang maha sempurna. Aku hanyalah setitik debu yang dibelah seribu di bawah alas kaki-Mu.”

Tiba-tiba hujan deras dan orang-orang tidak melihatnya menangis karena hujan dan air mata menemukan tempatnya untuk basah pada dirinya.

 

Melbourne, 2018

Lee Risar

Advertisements

22 thoughts on “Maaf Aku Tak Bisa Menjadi Orang Yang Sempurna

Add yours

    1. Selamat sore Hendro, terima kasih atas apresiasinya. Semoga mendorongku untuk lebih giat lagi menulis terutama dalam perkembangan zaman yang semakin tergesa. Thanks heaps…

      Liked by 1 person

    1. Hahha it was to short though.. I need even longer you know…
      Well, so far my holiday is amazing but I still do not have time how to figure it out in words any way..

      How’s you been doin’..?

      Liked by 1 person

    2. Hahaha… 2M is still not enough for holidays ya? Then come again and visit another city.
      I’m sure it was amazing, just see your posting jealously you know. hahahaa…
      Anyway.. I’m good and still struggling with my work on site. Need vacation. Hahaha 🙂

      Liked by 1 person

    1. Hahaha “membunuh Bapakku” itu terlalu kejam untuk sebuah kesempurnaan..

      pas bait awal memang bertalian dengan cerpen tersebut..

      “Hey, Dad, look at me
      Think back, and talk to me
      Did I grow up according to plan?
      And do you think I’m wasting my time
      Doing things I want to do?
      But it hurts when you disapproved all along
      And now I try hard to make it
      I just want to make you proud
      I’m never gonna be good enough for
      You can’t pretend that I’m alright
      And you can’t change me..”

      Saya juga tunggu bro punya tulisan e…

      Like

    1. Yeah, I did actually… Your first post was great and keep it up man…
      Like what you said in the last quote from Paul Klee:
      “seni tidak menciptakan yang terlihat tetapi membuat yang tidak terlihat menjadi kelihatan “

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: