Juara dan Kontributor Terpilih Event Cipta Puisi Hati Yang Tersakiti

Dalam bukunya Mend My Broken HeartJocelyn Soriano menulis begini “Ditolak oleh seseorang tidak berarti Anda juga harus menolak diri sendiri atau bahwa Anda harus menganggap diri Anda sebagai orang yang lebih rendah. Itu tidak berarti bahwa tidak ada yang akan mencintaimu lagi. Ingatlah bahwa hanya SATU orang yang telah menolak Anda saat ini, dan itu memang sangat menyakitkan karena mungkin bagi Anda, pendapat orang tersebut melambangkan pendapat seluruh dunia, tentang Tuhan. ” Banyak hal yang kita pelajari ketika kita merasa disakiti entah itu karena diabaikan atau karena ditinggalkan dan juga mungkin karena kerinduan. Kita pun menjadi lebih kreatif menanggapinya melalui apa pun terutama melalui seni merangkai kata dalam puisi. Selamat bagi para juara dan kontributor
Juara Pertama
1. Suliyah (Sekeping Hati yang Lara)
2. Alirman Kampai (Air Mata Darah)
Penulis Terpilih (Kontributor)
1. Abdul Hakim (Aku Tak Perlu Obat Merah)
2. Adah (LDR yang Tersakiti)
3. Adi Suwarno (Khianat)
4. Agit Yunita (luka terdalam)
5. Agung Hidayatullah (Dan Tak Kunjung Kembali)
6. Ahmad Bakri (Pilu Stadium Akhir)
7. Ahmad Zainuri (Guritan Kegundahan Hati Dalam Sajak)
8. Ahmet Zeyn El Qudsiye (Hamparan Kesedihan)
9. Aimmah el-Bisri (Rapuh)
10. Aji Prana P. (Rapuh)
11. Al Wildani (Cinta Fisabilillah)
12. Aldi Alparando (Maaf)
13. Ali Mufi (Khayal Kenyataan)
14. Amanda Oktaviani (Fatamorgana)
15. Andayani (Cinta dan Takdir)
16. Andi Dacho (Bicaramu Banyak)
17. Andini Robiatul Maulidiyah (Kepedihan Cinta)
18. Anggiara Faradina (Luka Hati)
19. Angki Perdiyana (Luka Hati)
20. Anisya (Aku yang Kau Sakiti)
21. Annisa Prastiwi (Aku Tak Lagi Kembali)
22. Apriani Nur (Luka)
23. Ariyani (Kenapa Kau Pergi)
24. Asri Nur Lestari (Untuku yang Selalu Merasa Tersakiti)
25. Bq. Dea Gustina Windari (Bagaikan Duri)
26. Cut Mirna Rita (Penatan Qalbu)
27. Desy Permatasari (Infrastruktur Hati)
28. Dimas Fauzi Septyawan (Hati yang Tersakiti)
29. Endang Sriningsih (Luka Membiru)
30. Fahrul Fauzi (Aku Atau Dia)
31. Faida Zuhria (Lelah Tanpa Makna)
32. Furnaningtias (Inikah Dusta?)
33. Fuzah (Hati yang Tersakiti)
34. Gabriella R. Almadea S. (Hati yang Tersakiti)
35. Haris Prasetya Effendie (Tuhanku, Pulihkan Hatiku Ini)
36. I’tiya Natijatul Husna (Biru)
37. Imam Rosyadi (Tengoklah Hatiku)
38. Inayatun Diraya (Hilang Harapan)
39. Indah Septipratiwi (Hati yang Mudah Berubah)
40. Indah Wulandari (Cukupkan Janji Manismu)
41. Jesisca Ginardy Kartikasari (Kecewa)
42. Khairunnisa Riani (Cinta dan Harapan)
43. Khoiriyah (Memberi Luka)
44. Kholifatul Fithriyah (Syair Ilusi)
45. Kirana Tasnia Putri Gunari (Jebakan)
46. Kris Rahayu (Cinta Meronta)
47. Lee Risar (Ketulusan Cinta)
48. Lutfiyah (Sampai Disini)
49. Melda Ayu Refflessia (Patah Hati)
50. Moh. Nabris Sa’bani (Hati Tempo Dulu)
51. Muchlis Wiratama Ramadhon (Tetesan Air Mata)
52. Mufidah Munawwaroh Muhamad (Cukup)
53. Nahdliyatul Mahmudah (Memungut Kemenangan)
54. Nanda Anggun Bayu Safitri (Kuceritakan Pada Semesta)
55. Nilawati (Sandiwara Cinta)
56. Niswahul Uliyah (Sekian)
57. Nita Hardika (Hadiah Puisi Duka Cita di Hari Engkau Bersuka Cita)
58. Nopa Pratiwi (Patah yang Tak Biasa)
59. Novi Abdurahman (Luka Tak Berbekas)
60. Novita Eka Andriyana (Aku Tak Siap)
61. Nurhaidah (Rapuh Tak Berujung)
62. Nurhayati (Sayang yang Terlambat)
63. Nurul Azizah (Jika Esok Kau Datang Lagi)
64. Nurul Husna Amalia (Jeritan Kalbu)
65. Prilly Delvia Rumfaan (Goresan Rasa)
66. Puji Damayanti (Kembali Disapa Luka)
67. Rifa Mahmudah (Gelas Kaca)
68. Rifka Nuraini (Antara Jiwa Penuh Lara)
69. Rizal Ar (Katastrofe dan Kartu Truf)
70. Rosyida Qonita (Hanya Dongeng)
71. Rosyidatul Auliya (Tertipu)
72. Sabriani (Jeda)
73. Serly Afri Yanti (Nada Sedih Cintaku)
74. Shofiyah Nur Laili (Kau yang Paling Dalam)
75. Shusi Ess (Penista Sebuah Rasa)
76. Si Kecil (Indah Bila Ikhlas)
77. Silmi Azizah (Secarik Surat untuk Ikmal)
78. Siti Maryam Widyaningrum (Rindu yang Menyampah)
79. Soefiana Lukman Ningsih (Karena Dirimu yang Telah Berubah)
80. Sri Rahayu Ambarwati (Syair Sang Malaikat)
81. Suri El Halimy (Tumpukan Luka)
82. Syifa Mawadah Elfasya (Tangisan Hati Karena Dusta)
83. Tiara Lestari (Luka yang Menganga)
84. Tika Ramdina Putri (Menyesakkan Hati)
85. Tilawati Syahera (Hati yang Kau Sakiti)
86. Tiwi Maylana (Salju Musim Gugur)
87. Ve Aviva (Hurf)
88. Verlyna Dian Pratiwi (Pengkhianatan)
89. VigaPC (Teruntuk kau, Tuan)
90. Vina Khusnul Khotimah (Sajak Patah Hati)
91. Wulan Andryani (Tangis Masa Lalu)
92. Yayuk Amirotin (Hujan Air Mata)
93. Yensi Harahap (Banting Setir)

Bagi karya-karya terbaik teman-teman yang belum sempat terpilih jangan menyerah tetapi teruslah mencoba. Salam sastra….

Sumber: Ahmad Dahrul Mustaqim Part II

 

Lee Risar : Melbourne Australia, 2017

Advertisements

14 thoughts on “Juara dan Kontributor Terpilih Event Cipta Puisi Hati Yang Tersakiti

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: